Jumat, 06 Juni 2014

CARA MENGHAPUS WATERMARK PADA WORD OFFICE 2013

Sebelum ke intinya, saya mau curcol dulu tentang sebab kenapa saya tulis postingan ini. Jadi ceritanya begini, hari ini saya disuruh convert sebuah file pdf. Oke...pikir saya gampang, tinggal Open di Word 2013 kemudian Save as ke dalam format document, dan selesai ........ 
Tapi setelah saya praktekan hal tersebut ternyata tidak berhasil terhadap file pdf yang saya download ini, kemudian saya coba convert pdf tersebut secara online dan tetep ga bisa. Ga putus asa sampai disana, saya download beberapa aplikasi yang bisa mengconvert pdf ke word dan hasilnya ....... tetap tidak bisa. Saya udah mulai nyerah dan hampir ketiduran depan laptop, tapi file pdf ini harus bisa di convert karena file ini adalah file penting. Ya sudah lah, saya coba lagi dan hasilnya selalu gagal.
Karna udah ga tau harus gimana lagi, akhirnya saya coba buka lagi file pdf tersebut menggunakan Adobe Reader, dan ternyata eh ternyata file pdf tersebut diatasnya ada tulisan SECURED nya alias file pdf tersebut diproteksi atau di lock. Dan tanpa basa basi, langsung meluncur ke mbah google cari cara untuk membuka file pdf yang terkunci, akhirnya saya dapat solusinya di sini. Di halaman ini, teman-teman bisa membuka file pdf yang dikunci dengan cara pilih file pdfnya kemudian klik button Do It! Maka file pdf tersebut akan di proses dan akan mengunduh secara otomatis file pdf yang sudah tidak terkunci.


Dan setelah file tersebut sudah tidak diproteksi lagi, saya bisa langsung buka file pdf tersebut di word 2013, dan langsung saya Save as dengan ekstensi .docx. Tapi permasalahan baru muncul, ternyata di setiap lembar file tersebut terdapat waermark dengan logo sebuah lembaga. Dan saya diamanatkan untuk menghapus background watermark tersebut. Setelah saya searching di mbah google dan coba-coba ternyata watermark tersebut ga bisa dihapus, ya sudahlah mau gimana lagi, dan mata saya juga udah ga bisa kompromi lagi pengen merem, jadi seadanya aja saya upload ke dropboxnya. 
Dan keajaiban pun terjadi, hahahaha *lebay
Waktu saya lagi nunggu upload.an selesai, saya iseng-iseng double clik di header terus saya coba klik di bagian gambar watermarknya, dan ternyata gambar logonya bisa di seleksi, saya coba klik lalu tekan tombol delete dan.... akhirnya semua gambar backgroud yang ada di file tersebut hilang. Alhamdulillah .....

Jadi begini saya ilustrasikan menggunakan file contoh.

Di file tersebut, bisa teman-teman lihat dibelakangnya terdapat background berupa gambar segi empat. Nah, background tersebut lah yang disebut watermark, kalo teman-teman yang baru tahu dan ingin menghilangkan background tersebut, caranya adalah dengan mengaktifkan header/footer pada file tersebut dengan cara double clik pada bagian paling atas halaman file tersebut.

Kalau sudah seperti itu, teman-teman tinggal arahkan mouse ke gambar watermark nya kemudian di klik lalu tekan delete pada keyboard. Dan tada..... watermatknya hilang. 
Selamat mencoba, semoga bermanfaat ^^

Minggu, 28 Juli 2013

Kenapa Harus Saya ?





          Hai teman-teman, kali ini saya ingin berbagi sebuah cerita. Terkadang hidup ini terasa berat untuk dijalani, kejadian yang buruk kadang menghampiri kita. Namun seringkali kita melupakan hikmah dari musibah yang menimpa kita. Akhir-akhir ini seorang sahabat saya sering mengingatkan dan memotivasi saya dengan mengirimkan sebuah message di pagi hari. Ini membuat saya merasa bahwa setiap hari hidup ini indah jika kita dapat melihat sisi baik dari setiap musibah yang kita hadapi. Mungkin kisah orang-orang ini dapat menjadi inspirasi dan memotivasi kita untuk berbuat lebih baik lagi.
Arthur Ashe adalah petenis kulit hitam dari Amerika yg memenangkan tiga gelar juara Grand Slam; US Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975).
Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.
Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"
Ashe menjawab
"Di dunia ini ada 50 juta anak yg ingin bermain tenis, diantaranya 5 juta orang yg bisa belajar bermain tenis, 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional, 50 ribu datang ke arena untuk bertanding, 5000 mencapai turnamen grandslam, 50 orang berhasil sampai ke Wimbeldon, empat orang di semifinal, dua orang berlaga di final.
Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya?"
Jadi ketika sekarang saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya?"
Sadar atau tidak, kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal-hal baik dalam hidup ini; kesuksesan, karier yang mulus, kesehatan. Ketika yang kita terima justru sebaliknya; penyakit, kesulitan, kegagalan, kita menganggap Tuhan tidak adil. Sehingga kita merasa berhak untuk menggugat Tuhan.
Tetapi tidak demikian. Ia berbeda dengan kebanyakan orang. Itulah cerminan hidup beriman; tetap teguh dalam pengharapan, pun bila beban hidup yang menekan berat.
Ketika menerima sesuatu yg buruk, ingatlah saat - saat ketika kita menerima yang baik...
"Kuda pemenang tidak tahu mengapa dia harus lari dan memenangkan perlombaan.
Yang dia tau, dia harus berlari karen dipukul dan sakit..!!
Hidup ini seperti sebuah perlombaan. Dan Tuhan adalah komandonya atau ibarat jokinya..
Jika engkau mengalami sakit, dihajar, menerima yang tidak enak, berpikirlah :"Tuhan ingin engkau menang !!"
          Dan saat kita menganggap bahwa ujian adalah sesuatu yang berat maka bersabarlah, karena dengan bersabar kita akan mendapatkan semua jawaban dari ujian yang kita dapatkan. Seperti kisah berikut ini.
Suatu hari seorang ayah menyuruh anak-anaknya ke hutan melihat sebuah pohon pir di waktu yang berbeda.
Anak pertama disuruhnya pergi pada musim DINGIN, anak ke 2 pada musim SEMI, anak ke 3 pada musim PANAS, dan yang ke 4 pada musim GUGUR.
Anak 1: pohon pir itu tampak sangat jelek dan batangnya bengkok.
Anak 2: pohon itu dipenuhi kuncup-kuncup hijau yang menjanjikan.
Anak 3: pohon itu dipenuhi dgn bunga-bunga yang menebarkan bau yang harum.
Anak 4: ia tdk setuju degan saudaranya, ia berkata bahwa pohon itu penuh degan buah yang matang dan ranum.
Kemudian sang ayah berkata bahwa kalian semua benar, hanya saja kalian melihat di waktu yg berbeda.
Ayahnya berpesan: "Mulai sekarang jangan pernah menilai kehidupan hanya berdasarkan pada satu masa yg sulit."
Ketika kamu sedang mengalami masa-masa sulit, segalanya terlihat tidak menjanjikan, banyak kegagalan dan kekecewaan, jangan cepat menyalahkan diri dan orang lain bahkan berkata bahwa kamu tidak mampu, bodoh dan bernasib sial...
Ingatlah! tidak ada istilah "nasib sial" dalam hidup orang yang Optimis ...! Yang ada hanyalah waktu yang belum tepat....!
Jika kamu tidak bersabar ketika berada di musim dingin, maka kamu akan kehilangan "musim semi" dan "musim panas" yang menjanjikan harapan, dan akhirnya kamu tidak akan menuai hasil yang baik di musim gugur.
"Kegelapan malam tidak akan seterusnya bertahan, esok pasti akan datang fajar yang mengusir kegelapan".
Selalu ada pengharapan yg baru maka yakinlah.
Semoga sepenggal kisah ini dapat bermanfaat bagi teman-teman semua, dan selalu berfikir positif saat musibah datang menerpa kita. Dalam ujian yang berat terdapat hikmah yang luar biasa, yakinlah .. :)